LAYANAN SIRKULASI DI PERPUSTAKAAN
Sistem layanan
sirkulasi pada perpustakaan perguruan tinggi saat ini melaksanakan dua jenis
layanan yaitu:
1.
layanan
tertutup (closed access)
Sjahrial-Pamuntjak
dalam Buku Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan (2000:103), “Pelayanan pemakai
sistem tertutup merupakan pelayanan sirkulasi yang tidak memungkinkan pemakai
memilih dan mengambil sendiri bahan pustaka.”
Artinya : pengguna tidak boleh menggambil langsung koleksi dirak ,
akan tetapi harus melalui petugas perpustakaan. Pengguna bisa menggunakan
katalog yang disediakan untuk memilih koleksi bahan pustaka yang diinginkan.
a. Kelebihan layanan tertutup
- Koleksi lebih
terjaga kerapian susunannya di rak karena hanya petugas perpustakaan yang
mengambil
- Kemungkinan
koleksi hilang sangat kecil
- Koleksi tidak
cepat rusak
- Pengawasan dapat
dilakukan lebih longgar
- Proses temu
kembali informasi lebih efektif
b. kekurangan layanan
tertutup
- Pengguna kurang
puas dalam mencari koleksi bahan pustaka yang diinginkannya
- Koleksi yang
didapat kadang-kadang tidak sesuai dengan kebutuhan pemakai
- Tidak semua
pemakai paham menggunakan katalog
- Tidak semua
koleksi dapat didayagunakan
- Petugas lebih
sibuk
2.
Layanan terbuka (open
accsess)
Dalam
sistem layanan terbuka, perpustakaan memberi kebebasan kepada pengunjungnya
untuk dapat masuk dan memilih sendiri koleksi yang diinginkannya dari rak. Oleh
karena itu, penataan ruang koleksi perlu diperhatikan. Misalnya, rambu-rambu
yang menunjukkan lokasi koleksi harus olengkap dan jelas. Jarak antara rak satu
dengan rak yang lain lebih lebar.
a. Kelebihan
- Pengguna bebas
memilih koleksi ke rak
- Kebebasan ini
menimbulkan rangsangan untuk membaca karena biasanya pengguna akan
menemukan bahan pustaka yang menarik yang sebelumnya tidak dicari.
- Pengguna dapat
mengganti koleksi yang isinya mirip, jika bahan pustaka yang dicarinya
tidak ada
- Pemakai dapat
membandingkan isi koleksi dengan judul yang dicarinya
- Pengguna tidak
harus menggunakan katalog
- Koleksi lebih
didayagunakan
- Menghemat tenaga
petugas perpustakaan
b. Kekurangan
- Pengguna cenderung
mengembalikan koleksi seenaknya sehingga susunan buku di rak menjadi
kacau
- Kemunginan
kehilangan koleksi sangat besar
- Tidak semua
pemakai paham dalam mencari koleksi di rak
- Koleksi lebih
cepat rusak
- Perlu pembenahan
terus menerus
3.
Solusi
setiap buku di perpustakaan menerapkan tetap terjaganya koleksi
buku dari resiko rusak maupun hilang. Perawatan buku-buku koleksi juga
dilakukan secara berkala untuk menghindari rusaknya buku dari beberapa faktor
seperti cuaca, serangga, usia atau bahkan manusia itu sendiri, dan diadakannya
bimbingan pengguna di perpustakaan terutama untuk meningkatkan minat dan
keterampilan pengguna perpustakaan untuk menemukan informasi yang sesuai dengan
kebutuhan, sehingga pengguna dapat memanfaatkan perpustakaan secara maksimal
Referensi :
Komentar
Posting Komentar